Pemantauan Getaran Sesuai ISO 10816 / ISO 20816: Panduan untuk Tim Maintenance di Indonesia
Getaran adalah indikator dini paling andal untuk kondisi mesin berputar – motor, pompa, kipas, kompresor, gearbox. Artikel ini merangkum ISO 10816 (kini digantikan ISO 20816) dalam bentuk yang langsung bisa dipakai tim maintenance pabrik di Indonesia.
Apa Itu ISO 10816 dan Bedanya dengan ISO 20816
ISO 10816 menetapkan evaluasi kondisi mesin dari pengukuran getaran pada bagian yang tidak berputar (rumah bearing). Besaran yang dipakai adalah kecepatan getaran RMS dalam mm/s pada rentang 10–1000 Hz. ISO 20816 adalah revisi yang menggabungkan pengukuran pada poros, namun tabel nilai acuan untuk mesin umum tetap serupa, sehingga di lapangan masih sering disebut “nilai ISO 10816”.
Tabel Zona A–D untuk Mesin Umum (ISO 10816-3)
| Zona | Arti | Grup 1 (300 kW–50 MW), fondasi kaku | Grup 2 (15–300 kW), fondasi kaku |
|---|---|---|---|
| A | Mesin baru / sangat baik | < 2,3 mm/s | < 1,4 mm/s |
| B | Layak operasi jangka panjang | 2,3 – 4,5 mm/s | 1,4 – 2,8 mm/s |
| C | Operasi terbatas, rencanakan perbaikan | 4,5 – 7,1 mm/s | 2,8 – 4,5 mm/s |
| D | Berbahaya, risiko kerusakan | > 7,1 mm/s | > 4,5 mm/s |
Catatan: fondasi fleksibel menggunakan batas sedikit lebih tinggi. Periksa tabel lengkap untuk grup mesin Anda sebelum menetapkan alarm.
Titik dan Arah Pengukuran
- Ukur pada kedua rumah bearing motor (DE dan NDE) dan mesin yang digerakkan (pompa/kipas).
- Tiga arah per titik: horizontal (H), vertikal (V), aksial (A).
- Ukur pada beban normal, kecepatan stabil, dan suhu operasi.
- Pasang sensor dengan magnet atau stud pada permukaan rata; hindari penutup plastik atau pelat tipis.
Interpretasi Spektrum Dasar
- 1×RPM dominan arah radial → unbalance.
- 2×RPM dan aksial tinggi → misalignment.
- Frekuensi tinggi non-harmonik dengan envelope → kerusakan bearing tahap awal.
- Banyak harmonik + impak → kelonggaran mekanis.
Dari Rute Bulanan ke Pemantauan Berkelanjutan
Pengukuran rute dengan alat portabel tiap 1–3 bulan cukup untuk mesin umum. Untuk aset kritis – pompa pendingin, kipas ID/FD, kompresor utama, kiln fan – sensor nirkabel permanen yang mengirim RMS, suhu, dan spektrum ke cloud setiap 10–60 menit menangkap tren yang terlewat oleh rute bulanan dan memicu alarm otomatis sesuai zona ISO.
Inilah pendekatan PlusSmart Technology di pabrik-pabrik ASEAN: sensor nirkabel (baterai 3–5 tahun) + gateway + dasbor, terpasang dalam 1 hari tanpa kabel – cocok untuk pabrik semen, kelapa sawit, pulp & kertas, petrokimia, dan pembangkit di Indonesia.
Daftar Periksa Sebelum Memulai
- Peringkat kekritisan mesin berdasarkan dampak henti produksi.
- Catat daya motor, rpm, jenis fondasi untuk memilih grup ISO.
- Ukur baseline saat mesin dalam kondisi baik.
- Tetapkan dua level alarm: peringatan (zona C) dan bahaya (zona D).
- Hubungkan alarm ke work order di CMMS/SAP PM.
Pertanyaan Umum
Rentang frekuensi berapa? RMS standar pada 10–1000 Hz; untuk analisis bearing rekam juga hingga 10 kHz.
Motor di bawah 15 kW pakai tabel mana? Tidak tercakup ISO 10816-3; gunakan nilai pabrikan atau grup 2 dengan kehati-hatian.
Ada survei lapangan di Indonesia? Ada. Tim PlusSmart dan mitra lokal dapat melakukan survei dan pilot 5–10 titik. Hubungi lewat formulir di bawah.
Kirim daftar suku cadang – penawaran dalam 48 jam
Tempel nomor part (atau kirim BOM lewat email). Kami konfirmasi stok, kondisi, lead time, dan syarat pengiriman ke Indonesia.
Cần báo giá hoặc tư vấn kỹ thuật?
Để lại thông tin, kỹ sư HOANTRANTDH sẽ liên hệ trong giờ làm việc.
